![]() |
| Bidik Target 90 Persen, Kecamatan Sukabumi Perluas Layanan Adminduk hingga Masjid dan Pengajian |
Mitra News Sukabumi – Pemerintah Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, terus mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program jemput bola ke tengah masyarakat. Kali ini, pelayanan tersebut menyasar kegiatan rutin Majelis Taklim Muallimat (MTM) MUI Kecamatan Sukabumi yang diikuti perwakilan dari enam desa. Rabu (21/10/2026) di Mesjid Al-Amin kp, Nyangkokot
Kegiatan ini dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, mulai dari perbaikan Kartu Keluarga (KK), perekaman KTP elektronik (e-KTP), penerbitan akta kelahiran dan akta kematian, hingga sosialisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui telepon seluler.
Camat Sukabumi, Ade Rikman mengatakan, kehadiran pelayanan adminduk di tengah kegiatan pengajian merupakan salah satu upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya dokumen kependudukan yang valid dan terbaru.
“Alhamdulillah, kehadiran dan kekompakan ibu-ibu Majelis Taklim Muallimat sangat luar biasa. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk memberikan pelayanan langsung, terutama perbaikan KK, perekaman e-KTP, serta sosialisasi Identitas Kependudukan Digital,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan KK menjadi salah satu layanan yang banyak diminati. Pasalnya, masih ditemukan warga yang menggunakan KK format lama berwarna biru, sehingga perlu diperbarui sesuai ketentuan administrasi kependudukan yang berlaku.
Melalui pelayanan tersebut, pihak kecamatan berharap proses pembaruan dokumen kependudukan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong masyarakat untuk memastikan data administrasi keluarganya tetap akurat dan mutakhir.
Camat Sukabumi menambahkan, kegiatan MTM yang dihadiri hampir 200 peserta menjadi peluang strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 25 peserta mengikuti sosialisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital.
“Kalau hanya menunggu masyarakat datang ke kecamatan, terkadang jumlahnya terbatas. Namun, dengan jemput bola seperti ini, alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup tinggi dan pelayanan bisa langsung dirasakan,” ungkapnya.
Ia menargetkan, melalui berbagai upaya pelayanan langsung, tingkat kepemilikan dan aktivasi IKD, pembaruan KK, serta pemenuhan dokumen kependudukan lainnya di Kecamatan Sukabumi dapat mencapai minimal 90 persen, bahkan diharapkan mendekati 100 persen.
Ke depan, pelayanan serupa akan terus dikembangkan dengan menyasar majelis taklim, masjid, dan kegiatan pengajian rutin masyarakat. Program Kembang Suji atau Kembali Bangun Subuh Mengaji juga menjadi salah satu momentum untuk mendekatkan pelayanan kepada warga.
Pihak kecamatan turut mengajak para ketua RT dan RW untuk membantu menyosialisasikan kegiatan tersebut serta mendorong warga agar memanfaatkan pelayanan adminduk di lokasi yang telah ditentukan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Ketika pelayanan sudah hadir di tengah masyarakat, silakan datang dan lengkapi dokumen kependudukannya. Kami juga berharap dukungan RT dan RW agar seluruh warga dapat terlayani dengan baik,” pungkasnya.
Melalui program jemput bola ini, Pemerintah Kecamatan Sukabumi berharap pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau, tertib, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih efektif. (Sun)



