![]() |
| PEDULI DAMPAK DEBU VULKANIK ANAK KRAKATAU, LSM DAMPAL JURIG BAGIKAN 2 RIBU MASKER GRATIS |
Mitra News Sukabumi - Peduli terhadap dampak sebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung atau LSM Dampal Jurig, menggelar bakti sosial dengan membagikan sekitar 2 ribu masker gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Kegiatan yang dilakukan secara bertahap tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari pelajar TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa, pengemudi ojek online dan angkutan umum, buruh pabrik, karyawan, pedagang, santri, guru, hingga masyarakat umum.
Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir terdampak sebaran asap dan debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menurutnya, langkah mitigasi perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan, akibat kualitas udara yang menurun karena paparan debu vulkanik.
SOT - IRVAN AZIS, KETUA UMUM LSM DAMPAL JURIG
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Mitigasi harus dilakukan sejak awal, karena debu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.”
Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas imbauan pemerintah kepada masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan para pelajar.
Untuk memenuhi kebutuhan masker, LSM Dampal Jurig menggandeng sejumlah pihak. Salah satunya RSUD Sekarwangi Cibadak Sukabumi, yang selama ini menjadi salah satu mitra strategis LSM Dampal Jurig Jawa Barat.
Selain mengajak masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak debu vulkanik, Irvan Azis juga terus menyerukan pentingnya penerapan enam pilar mitigasi.
Enam pilar tersebut meliputi menjaga leuweung atau hutan, dengan mencegah alih fungsi lahan dan terus melakukan penghijauan.
Kedua, menjaga hulu cai atau sumber air, termasuk menjaga mata air dan tata kelola daerah aliran sungai agar tidak mengalami kerusakan maupun alih fungsi.
Ketiga, menjaga kehidupan, melalui pelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati agar lingkungan tetap hijau dan lestari.
Keempat, menjaga kearifan lokal, dengan terus membangun sinergitas bersama berbagai pihak, termasuk masyarakat adat di sekitar kawasan hutan.
Kelima, menjaga kerukunan umat beragama, demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
Dan yang keenam, menjaga masa depan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap anak cucu, generasi mendatang, serta seluruh makhluk hidup dan lingkungan tempat mereka tinggal.
LSM Dampal Jurig berharap aksi pembagian masker ini dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan mitigasi ketika terjadi bencana maupun perubahan kualitas lingkungan. (Sun)

.jpeg)
