Mitra News - PT BPR Kota Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) melalui penyaluran bantuan alat komposter kepada sekolah-sekolah di wilayah Kota Sukabumi. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat edukasi pengelolaan sampah sejak dini di lingkungan pendidikan.
Penyerahan bantuan CSR tersebut dilaksanakan pada 27 April 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, yang dihadiri oleh para pejabat Dinas Pendidikan serta perwakilan dari sekolah-sekolah penerima manfaat. Kegiatan berlangsung dalam suasana formal namun penuh semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan sector perbankan.
Dalam kegiatan tersebut, BPR Kota Sukabumi menyerahkan sebanyak 114 unit komposter yang di peruntukkan bagi seluruh sekolah dasar (SD) negeri dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Sukabumi. Bantuan ini diharapkan dapat menjangkau lebih luas serta memberikan dampak signifikan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Dari pihak BPR Kota Sukabumi, kegiatan ini di wakili oleh Kepala Bagian Marketing, Bapak Bambang Supriono, serta Kepala Seksi Dana, Ibu Lela Rosa. Kehadiran perwakilan manajemen tersebut menjadi bentuk keseriusan perusahaan dalam memastikan program CSR berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan BPR Kota Sukabumi menyampaikan bahwa bantuan komposter ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah organik yang masih menjadi tantangan di berbagai sektor.
“Permasalahan sampah adalah tanggungjawab kita bersama. Melalui bantuan komposter ini, kami berharap sekolah dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program CSR ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan pola pikir, khususnya bagi generasi muda. Dengan adanya komposter, siswa dapat belajar secara langsung mengenai proses pengolahan sampah organic menjadi pupuk kompos yang bermanfaat.
Selain itu, pemanfaatan komposter diharapkan mampu mendukung kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah. Hasil kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk merawat taman sekolah maupun program penghijauan lainnya, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, hijau, dan asri.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pihak Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kontribusi BPR Kota Sukabumi dalam mendukung program pendidikan berbasis lingkungan. Sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan dinilai sangat penting dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan sekolah penerima bantuan juga menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan komposter ini dinilai sangat bermanfaat sebagai sarana pembelajaran praktis sekaligus mendukung program sekolah dalam pengelolaan sampah.
BPR Kota Sukabumi berharap agar seluruh bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Perusahaan juga mendorong agar penggunaan komposter dapat di integrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran maupun program ekstrakurikuler di sekolah.
Melalui kegiatan CSR ini, BPR Kota Sukabumi menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih peduli lingkungan.
Kedepan, BPR Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program CSR yang berdampak positif, khususnya dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor perbankan, diharapkan upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan terus berkembang kemasyarakat luas. (Sun)
