![]() |
| Kapolri Hadiri Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Sukabumi, Gaungkan Persatuan Bangsa |
Mitra news Sukabumi - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri sekaligus memberikan pesan kebangsaan dalam kegiatan Apel Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis, 3 September 2026.
Mengusung tema “Beraksi Untuk Bumi Berkarya Untuk Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Selain menanamkan kedisiplinan dan kemandirian, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.400 peserta, yang terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, serta pemuda PUI dari berbagai daerah.
turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kepala Setukpa Lemdikpol Polri Brigjen Pol Dirin, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat tinggi Polri.
Turut hadir Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ari Wibowo, S.Hub.Int., Ketua Umum Pengurus Pusat PUI H. Raizal Arifin, M.Sos., serta jajaran TNI, Polri dan keluarga besar PUI
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam membawa Indonesia menuju bangsa yang semakin maju.
Kapolri juga mengingatkan generasi muda agar mampu memanfaatkan bonus demografi sebagai peluang untuk membangun masa depan Indonesia. Hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan, karakter, serta memperkuat solidaritas antarsesama.
Di hadapan para peserta kemah, Jenderal Listyo Sigit juga sempat bernostalgia dengan pengalaman masa mudanya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan anggota Pramuka aktif sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menurutnya, berbagai nilai yang ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan, seperti kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan dan kepemimpinan, menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Selain itu, Kapolri mengingatkan para peserta untuk memperkuat benteng moral di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Generasi muda diminta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, mulai dari judi online, narkotika, tawuran, geng kriminal, hingga paham radikal.
Kapolri berharap kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Semangat persatuan, karakter, dan kepemimpinan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat terus dibawa oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 sendiri mengusung semangat “Beraksi untuk Bumi, Berkarya untuk Indonesia”, sebagai bagian dari upaya mendorong generasi muda agar aktif menjaga lingkungan sekaligus memberikan karya nyata bagi kemajuan Indonesia. (Sun)


