Mitra news Sukabumi - Sukabumi, 8 Juni 2026, Mahasiswa Universitas Madani Nusantara, Dalilah Husna Maulida, berhasil lolos dalam program International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 yang akan membawanya mengikuti kegiatan internasional di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 9–11 Agustus 2026.
Dalilah, yang akrab disapa “Eudeu”, merupakan warga Kampung Jati 004/004, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraih dan menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, organisasi, hingga pemerintah daerah.
Dalam keterangannya kepada mitranewssukabumi.com, Selasa (9/6/2026), Dalilah menjelaskan bahwa dirinya akan membawa nama Sukabumi sekaligus almamater pesantren, yakni Pondok Pesantren Sunanul Huda Cikaroya dan Pondok Pesantren Al-Hasanah Cipancur, dalam forum bertema “Disconnected Generation: Faith, Technology, and the Crisis of Modern Muslim Youth.”
“Alhamdulillah saya lolos program ICSM Batch 6 dan akan mengikuti kegiatan di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Ini menjadi kesempatan besar untuk membawa nama Sukabumi dan almamater pesantren saya,” ungkapnya.
Dalilah menegaskan bahwa dirinya merupakan alumni dari dua lembaga pendidikan pesantren tersebut, yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan akademiknya hingga saat ini.
Selain menempuh pendidikan di Universitas Madani Nusantara, ia juga aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa), Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Haji dan Umrah, serta HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Aktivitas organisasi tersebut disebut menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Dalam proses keberangkatannya, Dalilah juga mengungkapkan adanya dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS serta fasilitasi untuk bertemu dengan Bupati Sukabumi. Dukungan tersebut dinilainya menjadi dorongan moral yang sangat berarti sebelum mengikuti agenda rapat paripurna.
Ia turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah anggota legislatif yang telah memberikan dukungan, khususnya Uden Abdunnasir, Ai Sri Mulyati, M.Ag, dan Hj. Leni Liawati, S.Si.
“Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, saya menyadari bahwa segala kemudahan ini tidak terlepas dari pertolongan-Nya yang dihadirkan melalui dukungan Bupati Sukabumi dan Fraksi PKS, khususnya Bapak Uden Abdunnasir. Termasuk juga dukungan mentor saya Kak Fifah Ghozali, alumni ICSM sebelumnya. Semua ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi saya untuk terus melangkah lebih baik,” ujarnya.
Dalilah berharap keikutsertaannya dalam ICSM Batch 6 dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka wawasan global tentang peran santri di kancah internasional.
“Ke depan saya ingin terus berkontribusi untuk kemajuan Sukabumi sesuai kemampuan saya. Saya juga berharap dapat menjadi inspirasi bagi para santri agar berani mengambil kesempatan di tingkat internasional,” tambahnya.
Program International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 merupakan ajang kolaborasi internasional yang berfokus pada pengembangan wawasan santri melalui kegiatan conference, debate, discussion, dan visit place untuk memperluas pengalaman serta jejaring global para delegasi.
Keberhasilan Dalilah menjadi salah satu representasi generasi muda Sukabumi yang aktif di tingkat global, sekaligus menunjukkan peran pesantren dan organisasi mahasiswa dalam mencetak kader yang siap bersaing di dunia internasional. (Sun)


